Becak Mini Memen : Oleh-Oleh Khas Cirebon Mainan Anak

Posted by Admin on Jumat, 10 Januari 2014 | 0 komentar | Leave a comment...

Satu-satunya oleh-oleh khas Cirebon berbentuk mainan anak-anak adalah Becak Mini Memen. Becak Mini Memen dibuat oleh asli warga desa Klayan yang lokasinya di Gang Jagasatru 1. Gang Jagasatru 1 ini lokasinya tepat di depan kantor kepala desa Klayan. Lokasi bengkel Becak Mini Memen adalah paling ujung dari Gang Jagasatru 1.  Terdapat plang becak mini Memen di jalan masuk  Gang Jagasatru 1.

Produk Becak Mini Memen berbeda jauh dengan becak mini Cirebon pada umumnya. Ciri khas Becak Mini Memen adalah besi rangka agak tebal khususnya bemper dan terdapat huruf "M", sadel untuk penumpang bagian bawah tertutup rapih sehingga papan tidak terlihat, sadel belakang untuk penggoes becak menggunakan dua buah baud sehingga kuat, bukan diikat dengan karet ban dalam.

Onderdil becak mini Memen untuk rante dan pedal menggunakan warna putih, silver anti karat bukan warna hitam. Begitu juga bos belakang, khusus as dan pelor menggunakan merek tertentu yang jauh lebih kuat.

Untuk gambar, becak mini Memen umumnya pada papan samping kiri kanan, luar dalam biasanya terdapat gambar kartun menggunakan cat kuda terbang dan asli bikinan tangan.

Info lengkap becak mini Memen : http://becacirebon.blogspot.com atau HP : 085224494669.

Batik Cirebon

Posted by Admin on Senin, 04 Maret 2013 | 0 komentar | Leave a comment...

batik cirebonCirebon terkenal banyak seni dan budayanya salah satunya Batik Cirebon adalah Motif batik Megamendung merupakan karya seni batik yang identik dan bahkan menjadi ikon batik daerah Cirebon dan daerah Indonesia lainnya. Motif batik ini mempunyai kekhasan yang tidak ditemui di daerah penghasil batik lain. Bahkan karena hanya ada di Cirebon dan merupakan masterpiece, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI akan mendaftarkan motif megamendung ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu world heritage.
Motif megamendung merupakan wujud karya yang sangat luhur dan penuh makna, sehingga penggunaan motif megamendung sebaiknya dijaga dengan baik dan ditempatkan sebagaimana mestinya. Pernyataan ini tidak bermaksud membatasi bagaimana motif megamendung diproduksi, tapi lebih kepada ketidaksetujuan penggunaan motif megamendung untuk barang-barang yang sebenarnya kurang pantas, seperti misalnya pelapis sandal di hotel-hotel.

Sejarah timbulnya motif megamendung berdasarkan buku dan literatur yang ada selalu mengarah pada sejarah kedatangan bangsa China ke wilayah Cirebon. Hal ini tidak mengherankan karena pelabuhan Muara Jati di Cirebon merupakan tempat persinggahan para pendatang dari dalam dan luar negeri. Tercatat jelas dalam sejarah, bahwa Sunan Gunung Jati yang menyebarkan agama Islam di wilayah Cirebon pada abad ke-16, menikahi Ratu Ong Tien dari China. Beberapa benda seni yang dibawa dari China seperti keramik, piring dan kain berhiaskan bentuk awan.

Kebanggan bagi masyarakat cirebon dengan batik, mari kita lestarikan dan menjaga batik cirebon ini. disadur dari wikipedia
Bingkai Photo

Subscription

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Most Popular

Tag Cloud

Recent News